Mangrove merupakan habitat bagi berbagai jenis satwa liar, seperti primata, reptil dan burung. Selain sebagai tempat berlindung dan mencari makan, mangrove juga merupakan tempat berkembang biak bagi burung air.

Bagi berbagai jenis ikan dan udang, perairan mangrove merupakan tempat ideal sebagai daerah asuhan, tempat mencari makan dan tempat pembesaran anak.

Mangrove juga merupakan habitat penting bagi berbagai jenis krustasea (kepiting) termasuk berbagai jenis udang-udang lainnya yang mempunyai nilai ekonomis.

Mengapa Ekosistem Mangrove Harus Dilindungi?
1. Karena adaptasi tumbuhnya yang tidak dapat ditiru oleh vegetasi lain.
2. Karena fungsi kompleksnya yang tidak dapat tergantikan oleh ekosistem lainnya.
3. Keberadaannya terancam.

Fungsi Mangrove
A. Fungsi Fisik Mencegah Erosi Pantai
1. Menahan badai/gelombang tsunami.
2. Mencegah masuknya air laut ke daratan (intrusi air laut).

B. Fungsi Ekologis
1. Tempat mencari makan binatang mangrove (Feeding Ground/Shelter).
2. Tempat pemijahan/beranak pinak dan pengasuhan binatang mangrove (Spawning/Nursery ground).
3. Pemindahan/pertukaran nutrisi (Export Nutrient).
4. Produktivitas primer.
5. Penghasil unsur hara/pupuk.
6. Penangkap bahan pencemar.
7. Perangkap karbon.

C. Fungsi Sumber Daya dan Jasa Kayu Bakar/Arang.
1. Bahan baku industri.
2. Makanan dan obat.
3. Pariwisata.
4. Perubahan/konversi lahan.

Apakah Anda Sadar?
1. Asap motor dan mobil Anda yang beracun itu, telah diserap dengan baik oleh dedaunan mangrove sehingga udara di kota kita menjadi bersih dan sehat?
2. Lalu, apakah Anda juga tidak ingat bahwa daun-daun mangrove yang lebat, berguna sekali dalam menyerap karbon untuk mengurangi dampak perubahan iklim yang saat ini menjadi ancaman serius bagi umat manusia, yaitu pemanasan global.
3. Mangrove yang baik, telah menetralisirnya sehingga laut kita menjadi sangat bersih dan tak tercemar lagi.

Mangrove Proteksi Garis Pantai dari Hempasan Gelombang
1. K = 3.000 pohon/ha, d = 15 cm, lebar hutan = 200 m, mampu mengurangi tinggi gelombang tsunami 50-60 % dan kecepatan tsunami 40-60 % (Harada dan Kawata, 2004).
2. Tegakan Kandelia candel 6 tahun dalam jalur lebar 1,5 km, mampu mengurangi tinggi gelombang setinggi 1 m menjadi 0,05 m (Harada dan Kawata, 2004).

Mangrove Berguna Bagi Manusia
Nypa fruticans (Nipah).
Tangkai buah Nipah disadap, diolah kemudian dijual sebagai gula nipah. Nelayan di Pematang Siantar sudah lama membuat gula nipah ini.

Rhizophora apiculata (Bakau).
Di Rembang, Kelompok Tani Mangrove Sidodadi Maju telah berhasil membibitkannnya dan menjualnya untuk keperluan konservasi.

Sonneratia alba (Pedada).
Ibu-ibu dari Muara Angke Jakarta, berhasil membuat dan menjual panganan dari buah Sonneratia sp. Permen Pedada adalah contohnya.

Kajian Manfaat Sumber Daya Mangrove
1. Kajian senyawa bioaktif mangrove sebagai bahan makanan, anti bakteri, anti jamur, anti kanker dan anti oksidan.
2. Kajian ekowisata sebagai alternatif upaya konservasi ekosistem mangrove.